XAD
🔍

Stories of the Prophets

Atha' bin Abi Rabah

عَطَاء بْنُ أَبِي رَبَاحٍ رَحِمَهُ اللهُ

Mufti Makkah di Zamannya

Atha' bin Abi Rabah, meski lahir sebagai budak berkulit hitam dengan kondisi fisik yang lemah, tumbuh menjadi mufti (pemberi fatwa) paling dipercaya di Makkah pada masanya, dirujuk oleh jamaah haji dari seluruh penjuru dunia Islam. Ia belajar langsung dari ratusan sahabat Nabi ﷺ yang masih hidup di masanya, menjadikan keilmuannya sangat luas dan mendalam meski latar belakangnya sederhana — teladan bahwa kemuliaan ilmu tidak mengenal status sosial.

1

Mufti Makkah dari Kalangan Mantan Budak

Atha' bin Abi Rabah (27–114 H), tabi'in dari Makkah, berkulit hitam dan bekas budak, namun ilmunya mengangkatnya menjadi mufti Masjidil Haram yang dirujuk para khalifah dan jamaah haji dari seluruh dunia.

📖 QS Az-Zumar: 9

2

Ilmu Mengangkat Derajat

Khalifah pun menunggu giliran bertanya kepada Atha'. Kisahnya menegaskan sabda bahwa Allah mengangkat derajat manusia dengan ilmu, bukan nasab atau warna kulit. Ia wafat di Makkah tahun 114 H.

📖 QS Al-Mujadalah: 11