Episode 945
Sahih Hadith Study — Session 945 (40 Hadith)
Translation not yet available in this language — showing English instead.
⏳ Audio is being processed — you can listen online for now.
Welcome to the study of authentic hadith selected by ULYAH. Let's look at some of the following sayings of the Prophet sallallaahu 'alaihi wa sallam, one by one, with an open heart to put them into practice. 1st Hadith. God willing God willing الْأَشْعَثِ عَنْ الْحَسَنْ ابْنَيْنْ may Allah bless him and give him peace of mind فَاسْتَحَقَّ عَلَى الْمَيِّتِ أَلْفَ دِرْهَمٍ قَالَ يَأْخُذُ God willing أَخَاكَ الْغَائِبَ وَخُذْ نِصْفَ مَا فِي يَدِهِ. Has told us [Abu Khaitsamah Mush'ab bin Sa'id Al Harrani] has told us [Muhammad bin Abdullah] from [Al Asy'ats] from [Al Hasan] about someone who died and left two sons and assets worth two thousand dirhams. The two of them agreed to divide two thousand dirhams and one of them left. Then someone came and demanded a debt from the deceased worth a thousand dirhams. He said; He may take all that is in the hands of the boy who is in the place and said to him; Look for your brother who left and take half of what is in his hand. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 2nd hadith. God willing, God willing, God willing, God willing سَلَمَةَ عَنْ زِيَادٍ الْأَعْلَمْ God willing, God willing, God willing, God willing, God willing. بِحِصَّتِهِ. Has told us [Sulaiman bin Harb] from [Hammad bin Salamah] from [Ziyad Al A'lam] from [Al Hasan] he said; If some of the heirs confirm that the deceased has a debt, then the heirs must pay it off. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 3rd Hadith. حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَا God willing, God willing, God willing, God willing, God willing. God willing يُوَرِّثُ أَهْلَ الْمُرْتَدِّ إِذَا قُتِلَ. Has told us [Muhammad bin Isa] has told us [Thabit bin Al Walid bin Jumai'] he said; has informed us [my father] from [Al Qasim bin Abdur Rahman] he said; [Ibn Mas'ud] gave inheritance rights to the heirs of an apostate if he was killed. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 4th Hadith. God bless you عَوَانَةَ عَنْ الْأَعْمَشْ God willing, God willing, God willing, God willing, God willing. لِوَرَثَتِهِ مِنْ الْمُسْلِمِينَ. It has been told to us [Al Hajjaj bin Minhal] has told us [Abu 'Awanah] from [Al A'masy] from [Abu Amr Asy Syaibani] that [Ali bin Abu Talib] made the inheritance of the apostates for his heirs from the muslimin people. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 5th Hadith. God bless you God willing لِأَهْلِهِ مِنْ الْمُسْلِمِينَ. It has been reported to us [Yazid bin Harun] has told us [Al Hajjaj] from [Al Hakam] that [Ali] decided the inheritance of the apostates for his family from the muslimin people. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 6th Hadith. God willing God willing, God willing, God willing, God willing, God willing. may Allah bless him and give him peace and blessings يُوَرَّثْ مِنْ مِيرَاثِهِ وَلَا مِنْ دِيَتِهِ فَإِذَا قَتَلَهُ مِنْ مِيرَاثِهِ وَلَمْ يُوَرَّثْ مِنْ دِيَتِهِ قَالَ وَكَانَ عَطَاءٌ يَقُولُ ذَلِكَ. Has told us [Zakariya bin 'Adi] has told us [Ubaidullah] he is Ibn Amr, from [Abdul Karim] from [Al Hakam] he said; If a person kills his brother intentionally then he cannot inherit his inheritance nor his diyat. However, if he kills him accidentally then he can inherit his inheritance. But he cannot inherit his diyat. He said again; [Atha`] thinks like that. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-7. حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ مُسْهِرٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ خِلَاسٍ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ رَمَى رَجُلٌ أُمَّهُ بِحَجَرٍ فَقَتَلَهَا فَطَلَبَ مِيرَاثَهُ مِنْ إِخْوَتِهِ فَقَالَ لَهُ إِخْوَتُهُ لَا مِيرَاثَ لَكَ فَارْتَفَعُوا إِلَى عَلِيٍّ فَجَعَلَ عَلَيْهِ الدِّيَةَ وَأَخْرَجَهُ مِنْ الْمِيرَاثِ. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Uyainah] dari [Ali bin Mushir] dari [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Khilas] dari [Ali] ia berkata; Ada seseorang melempar ibunya dengan batu hingga membunuhnya, lalu orang tersebut meminta warisan kepada para saudaranya. Para saudaranya pun berkata kepadanya; Tidak ada warisan bagimu. Lalu mereka mengadukan masalah ini kepada Ali, ia pun memutuskan bahwa orang tersebut wajib membayar diyat dan dikeluarkan dari warisan. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-8. حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ الْحُرِّ عَنْ الْحَكَمِ أَنَّ الرَّجُلَ إِذَا قَتَلَ امْرَأَتَهُ خَطَأً أَنَّهُ يُمْنَعُ مِيرَاثَهُ مِنْ الْعَقْلِ وَغَيْرِهِ. Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Al Hasan bin Al Hurr] dari [Al Hakam] bahwa jika seseorang membunuh isterinya secara tidak sengaja maka ia tidak dapat mewarisi baik dari harta diyat maupun lainnya. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-9. أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ لَيْثٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ لَا يَرِثُ الْقَاتِلُ مِنْ الْمَقْتُولِ شَيْئًا. Telah mengabarkan kepada kami [Abu Nu'aim] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Laits] dari [Mujahid] dari [Ibnu Abbas] ia berkata; Pembunuh tidak dapat mewarisi sedikit pun dari harta orang yang dibunuh. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) 10th Hadith. God willing God willing وَجَاءَ بِشُهُودٍ فَرُجِمَتْ قَالَ يَرِثُهَا. Has told us [Sa'id bin Al Mughirah] from [Ibn Al Mubarak] from [Ma'mar] from [Qatadah] about a man who accused his wife and he brought several witnesses and then his wife was stoned, he said; Husbands can inherit from their wives. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 11th Hadith. God willing may Allah bless him and give him peace God. Has told us [Abu An Nu'man] has told us [Abu 'Awanah] from [Hammad] about a man who was sentenced to lashing, I think he died, Abu An Nu'man was doubtful, he said; They can inherit from each other. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 12th Hadith. God willing مُحَمَّدِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ عَامِرٍ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ God. Has told us [Abu An Nu'man] has told us [Abu 'Awanah] from [Muhammad bin Salim] from [Amir] from [Ali] he said; Murderers cannot inherit and cannot hinder the distribution of inheritance. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 13th Hadith. God bless you God willing الْقَاتِلُ. Has told us [Abu Nu'aim] has told us [Hasan] from [Laits] from [Abu Amr Al 'Abdi] from [Ali] he said; Murderers cannot inherit. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 14th Hadith. may Allah bless him and give him peace of mind God willing قَاتِلٌ خَطَأً وَلَا عَمْدًا. Has told us [Zakariya bin Adi] has told us [Abu Bakr] from [Mutharrif] from [Ash Sha'bi] he said; [Umar] said; The murderer has no right to inherit, whether the murder was committed accidentally or intentionally. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 15th Hadith. God bless you عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنْ Having reported to us [Muhammad bin Yusuf] from [Sufyan] from [Laits] from [Thawus] from [Ibn Abbas] he said; Murderers cannot inherit. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-16. أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ إِذَا اجْتَمَعَ نَسَبَانِ وُرِّثَ بِأَكْبَرِهِمَا يَعْنِي الْمَجُوسَ. Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Isa] telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la] dari [Ma'mar] dari [Az Zuhri] ia berkata; Jika dua nasab bergabung maka yang mewarisi adalah nasab yang lebih tua, yakni Majusi. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-17. حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ حَمَّادِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ قَالَ يَرِثُ مِنْ الْجَانِبِ الَّذِي يَصْلُحُ وَلَا يَرِثُ مِنْ الْجَانِبِ الَّذِي لَا يَصْلُحُ. Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj bin [Muhammad bin Al Minhal]] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Hammad bin Abu Sulaiman] ia berkata; Ia mewarisi dari pihak yang pantas dan tidak mewarisi dari pihak yang tidak pantas. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-18. حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ عَنْ رَجُلٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ أَنَّ عَلِيًّا وَابْنَ مَسْعُودٍ قَالَا فِي الْمَجُوسِ إِذَا أَسْلَمُوا يَرِثُونَ مِنْ الْقَرَابَتَيْنِ جَمِيعًا. Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Sufyan Ats Tsauri] dari [seseorang] dari [Asy Sya'bi] bahwa [Ali] dan [Ibnu Mas'ud] keduanya berkata tentang orang Majusi yang masuk Islam; Mereka berhak mewarisi dari dua kerabat semuanya. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-19. أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ فِي امْرَأَةِ الْأَسِيرِ أَنَّهَا تَرِثُهُ وَيَرِثُهَا. Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Hassan] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Az Zinad] dari [ayahnya] dari [Umar bin Abdul Aziz] tentang seorang perempuan yang ditawan; Sesungguhnya ia dapat mewarisi suaminya dan suaminya dapat mewarisinya. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-20. حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْفَضْلِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ حَدَّثَنِي مَعْمَرٌ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ رَاشِدٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ فِي الْأَسِيرِ يُوصِي قَالَ أَجِزْ لَهُ وَصِيَّتَهُ مَا دَامَ عَلَى دِينِهِ لَمْ يَتَغَيَّرْ عَنْ دِينِهِ. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Fadlal] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Mubarak] telah menceritakan kepadaku [Ma'mar] dari [Ishaq bin Rasyid] dari [Umar bin Abdul Aziz] tentang tawanan yang berwasiat, ia berkata; Aku membolehkan wasiatnya selama ia masih memeluk agamanya dan tidak berubah dari agamanya tersebut. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-21. أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ دَاوُدَ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ شُرَيْحٍ قَالَ يُوَرَّثُ الْأَسِيرُ إِذَا كَانَ فِي أَيْدِي الْعَدُوِّ. Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Dawud] dari [Asy Sya'bi] dari [Syuraih] ia berkata; Orang yang ditawan berhak mewarisi sekalipun ia berada di tangan musuh. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-22. حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنِي مَنْ سَمِعَ إِبْرَاهِيمَ يَقُولُ يُوَرَّثُ الْأَسِيرُ. Telah menceritakan kepada kami [Muhammad] ia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah menceritakan kepadaku [orang yang mendengar] [Ibrahim] ia berkata; Orang yang ditawan berhak mewarisi. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) 23rd Hadith. may Allah bless him and give him peace of mind God willing, God willing, God willing, God willing, God willing يُوَرِّثُ الْأَسِيرَ. It has been told to us [Al Mu'alla bin Asad] has told us [Wuhaib] from [Dawud] from [Sa'id bin Al Musayyab] that he does not give inheritance rights to people who are captured. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 24th Hadith. God bless you God willing, God willing, God willing, God willing, God willing. God willing وَإِنْ جَاءَتْ بِهِ فِي خِرَقِهَا. Has told us [Yazid bin Harun] has told us [Al Asy'ats] from [Ash Sya'bi] he said; [Umar bin Al Khaththab] wrote a letter to Syuraih, asking him not to give inheritance rights to someone who was brought to an Islamic land as a child unless there was proof, even if he came with the cloth he used when he was a child. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 25th Hadith. Allah's blessings عَنْ إِبْرَاهِيمَ قَالَ وَرِّثْ الْحَمِيلَ. Having reported to us [Ubaidullah] from [Isra`il] from [Mansur] from [Ibrahim] he said; Inherit the wealth of people who were brought to Islamic lands when they were children. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 26th Hadith. God willing God willing, God willing, God willing, God willing, God willing وَالْفُضَيْلِ بْنِ فَضَالَةَ وَابْنِ أَبِي عَوْفٍ وَرَاشِدٍ وَعَطِيَّةَ قَالُوا لَا يُوَرَّثُ الْحُمَلَاءُ. It has been told to us [Abu Sa'id] from the Umayyads from [Abu Bakr bin Abdullah bin Abu Maryam] from [Dlamrah], [Al Fudlail bin Fadlalah], [Ibn Abu 'Auf], [Rashid] and ['Athiyah], they said; The inheritance of people who were brought to Islamic lands as children cannot be inherited. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 27th Hadith. God willing الْمُبَارَك may Allah bless him and give him peace and blessings God bless you God willing. Has told us [Sa'id bin Al Mughirah] he said; [Ibn Al Mubarak] said; Has told us [Ibn 'Aun] from [Muhammad] he said; He mentioned the words of a person who said about a person who was taken to an Islamic land when he was still a child. So he denied it and said; The Muhajirin and Ansar people inherited each other because of the lineage of their descendants who were born during the period of ignorance. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) 28th Hadith. God willing إِدْرِيسَ عَنْ هِشَامٍ عَنْ الْحَسَنِ وَابْنِ سِيرِينَ قَالَا لَا يُوَرَّثُ الْحَمِيلُ إِلَّا بِبَيِّنَةٍ. It has been told to us by [Abu Bakr bin Abu Syaibah] from [Ibn Idris] from [Hisyam] from [Al Hasan] and [Ibn Sirin] both said; The inheritance of a person brought to an Islamic land as a child cannot be inherited unless there is proof. (Degree: authentic. Source: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-29. حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ لَيْثٍ عَنْ حَمَّادٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ قَالَ لَمْ يَكُنْ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعُثْمَانُ يُوَرِّثُونَ الْحَمِيلَ. Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Laits] dari [Hammad] dari [Ibrahim] ia berkata; Abu Bakr, Umar dan Utsman tidak memberikan hak waris kepada orang yang dibawa ke negeri Islam saat masih kecil. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-30. حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحِيمِ الْمُحَارِبِيُّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ أَشْعَثَ بْنِ أَبِي الشَّعْثَاءِ قَالَ أَقَرَّتْ امْرَأَةٌ مِنْ مُحَارِبٍ جَلِيبَةٌ بِنَسَبٍ لَهَا جَلِيبٍ فَوَرَّثَهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُتْبَةَ مِنْ أُخْتِهِ. Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahim Al Muharibi] dari [Za`idah] dari [Asy'ats bin Abu Asy Sya'tsa`] ia berkata; Seorang perempuan dari Muharib yang dibawa paksa ke suatu negeri mengaku senasab dengan seseorang yang juga dibawa paksa ke negeri tersebut. Maka [Abdullah bin Utbah] memberikan hak waris kepada laki-laki tersebut dari warisan saudara perempuannya. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-31. حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ حَدَّثَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ رَجُلٍ قَالَ عِنْدَ فِرَاقِ الدُّنْيَا أَنَا مَوْلَى فُلَانٍ قَالَ يَرِثُ مِيرَاثَهُ لِمَنْ سَمَّى أَنَّهُ مَوْلَاهُ عِنْدَ فِرَاقِ الدُّنْيَا إِلَّا أَنْ يَأْتُوا عَلَيْهِ بِبَيِّنَةٍ بِغَيْرِ ذَلِكَ يَرُدُّونَ بِهِ قَوْلَهُ فَيُرَدُّ مِيرَاثُهُ إِلَى مَا قَامَتْ بِهِ الْبَيِّنَةُ. Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Shalih] telah menceritakan kepadaku [Laits] telah menceritakan kepadaku [Yunus] dari [Ibnu Syihab] tentang seseorang yang berkata ketika hendak meninggal dunia; Aku mantan budak fulan. Ia berkata; Warisannya diwariskan kepada orang yang disebutkan bahwa ia adalah majikannya ketika hendak meninggal kecuali mereka menunjukkan bukti yang membantah hal itu. Maka warisan dikembalikan kepada yang terbukti benar. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-32. أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَلِيٍّ وَعَبْدِ اللَّهِ قَالَا وَلَدُ الزِّنَا بِمَنْزِلَةِ ابْنِ الْمُلَاعَنَةِ. Telah mengabarkan kepada kami [Abu Nu'aim] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Muhammad bin Salim] dari [Asy Sya'bi] dari [Ali] dan [Abdullah] keduanya berkata; Warisan anak zina menempati kedudukan anak wanita yang terkena li'an. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-33. حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا رَوْحٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي حَفْصَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَلِيِّ بْنِ حُسَيْنٍ أَنَّهُ كَانَ لَا يُوَرِّثُ وَلَدَ الزِّنَا وَإِنْ ادَّعَاهُ الرَّجُلُ. Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Rauh] dari [Muhammad bin Abu Hafshah] dari [Az Zuhri] dari [Ali bin Husain] bahwa ia tidak memberikan hak waris kepada anak zina sekalipun seseorang mengakuinya sebagai anak. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-34. حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنِي بَكْرُ بْنُ مُضَرَ عَنْ عَمْرٍو يَعْنِي ابْنَ الْحَارِثِ عَنْ بُكَيْرٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ قَالَ أَيُّمَا رَجُلٍ أَتَى إِلَى غُلَامٍ يَزْعُمُ أَنَّهُ ابْنٌ لَهُ وَأَنَّهُ زَنَى بِأُمِّهِ وَلَمْ يَدَّعِ ذَلِكَ الْغُلَامَ أَحَدٌ فَهُوَ يَرِثُهُ قَالَ بُكَيْرٌ وَسَأَلْتُ عُرْوَةَ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ مِثْلَ قَوْلِ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ وَقَالَ عُرْوَةُ بَلَغَنَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْوَلَدُ لِلْفِرَاشِ وَلِلْعَاهِرِ الْحَجَرُ. Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Shalih] telah menceritakan kepadaku [Bakr bin Mudlar] dari [Amru] yakni Ibnu Al Harits, dari [Bukair] dari [Sulaiman bin Yasar] ia berkata; Siapa pun orangnya yang mendatangi seorang anak lalu mengaku bahwa ia adalah anaknya dan mengaku bahwa ia telah berzina dengan ibunya, sementara tidak ada seorang pun yang mengaku anak tersebut sebagai anaknya, maka anak tersebut dapat mewarisinya. Bukair berkata; Aku pernah bertanya kepada [Urwah] tentang hal itu. Maka ia menjawab seperti perkataan Sulaiman bin Yasar. Urwah juga berkata; Telah sampai berita kepada kami bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Anak adalah milik pemilik kasur (istri) dan (balasan) lelaki yang berzina adalah batu (dirajam)." (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-35. حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى عَنْ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ عَنْ عَمْرٍو عَنْ الْحَسَنِ قَالَ ابْنُ الْمُلَاعَنَةِ مِثْلُ وَلَدِ الزِّنَا تَرِثُهُ أُمُّهُ وَوَرَثَتُهُ وَرَثَةُ أُمِّهِ. Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Musa] dari [Hafsh bin Ghiyats] dari [Amr] dari [Al Hasan] ia berkata; Anak seorang wanita yang terkena li'an sama dengan anak zina. Ibunya dapat mewarisinya dan ahli warisnya adalah ahli waris ibunya. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-36. حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ ابْنِ الْمُبَارَكِ عَنْ مَعْمَرٍ أَوْ يُونُسَ عَنْ الزُّهْرِيِّ فِي أَوْلَادِ الزِّنَا قَالَ يَتَوَارَثُونَ مِنْ قِبَلِ الْأُمَّهَاتِ وَإِنْ وَلَدَتْ تَوْأَمًا فَمَاتَ وَرِثَ السُّدُسَ. Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Al Mughirah] dari [Ibnu Al Mubarak] dari [Ma'mar] atau [Yunus] dari [Az Zuhri] tentang anak-anak zina, ia berkata; Ahli waris dari jalur keturunan ibu dapat saling mewarisi, jika anak zina memperoleh anak lalu ia meninggal dunia maka anaknya mendapat harta warisan seperenam. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-37. حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ مُغِيرَةَ عَنْ شِبَاكٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ قَالَ لَا يَرِثُ وَلَدُ الزِّنَا لَا يَرِثُ مَنْ لَمْ يُقَمْ عَلَى أَبِيهِ الْحَدُّ أَوْ تُمْلَكُ أُمُّهُ بِنِكَاحٍ أَوْ شِرَاءٍ. Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] ia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] dari [Mughirah] dari [Syibak] dari [Ibrahim] ia berkata; Anak zina tidak dapat mewarisi, tidak dapat mewarisi orang yang ayahnya tidak dijatuhi hukuman atau memiliki ibunya dengan cara dinikahi atau dibeli. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-38. حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ رَاشِدٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ مُوسَى عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى أَنَّ لِكُلِّ مُسْتَلْحَقٍ اسْتُلْحِقَ بَعْدَ أَبِيهِ الَّذِي ادَّعَاهُ وَرَثَتُهُ بَعْدَهُ فَقَضَى إِنْ كَانَ مِنْ أَمَةٍ يَمْلِكُهَا يَوْمَ يَطَؤُهَا فَقَدْ لَحِقَ بِمَنْ اسْتَلْحَقَهُ وَلَيْسَ لَهُ مِمَّا قُسِمَ قَبْلَهُ مِنْ الْمِيرَاثِ شَيْءٌ وَمَا أَدْرَكَ مِنْ مِيرَاثٍ لَمْ يُقْسَمْ فَلَهُ نَصِيبُهُ وَلَا يَلْحَقُ إِذَا كَانَ الَّذِي يُدْعَى لَهُ أَنْكَرَهُ وَإِنْ كَانَ مِنْ أَمَةٍ لَا يَمْلِكُهَا أَوْ حُرَّةٍ عَاهَرَهَا فَإِنَّهُ لَا يَلْحَقُ وَلَا يَرِثُ وَإِنْ كَانَ الَّذِي يُدْعَى لَهُ هُوَ ادَّعَاهُ وَهُوَ وَلَدُ زِنَا لِأَهْلِ أُمِّهِ مَنْ كَانُوا حُرَّةً أَوْ أَمَةً. Telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Yahya] dari [Muhammad bin Rasyid] dari [Sulaiman bin Musa] dari [Amr bin Syu'aib] dari [ayahnya] dari [kakeknya] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah memutuskan: "Bahwa setiap orang yang menasabkan pada dirinya, maka ia dinisbatkan kepada ayahnya yang diakuinya dan ahli warisnya adalah setelahnya." Lalu beliau memutuskan: "Jika ia berasal dari budak wanita yang dimiliki pada hari ia menggaulinya, maka ia mengikuti nasab orang yang diakui sebagai ayahnya dan sedikit pun ia tidak mendapat bagian harta warisan yang telah dibagikan sebelumnya. Sedangkan harta warisan yang belum dibagi, maka ia mendapat bagian darinya. Namun jika orang yang diakui sebagai ayahnya mengingkarinya maka ia tidak berhak mengikuti nasab kepadanya. dan jika ia berasal dari seorang budak yang bukan miliknya atau wanita merdeka yang dizinai maka ia tidak mengikuti nasab dan mendapat warisan. Meskipun orang yang diakui sebagai ayah itu mengakuinya. Ia tetap berstatus anak zina yang mengikuti keluarga ibunya, baik wanita merdeka maupun budak." (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-39. حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ عُمَيْرِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ سَأَلْتُ الشَّعْبِيَّ عَنْ مَمْلُوكٍ لِي وَلَدُ زِنًا قَالَ لَا تَبِعْهُ وَلَا تَأْكُلْ ثَمَنَهُ وَاسْتَخْدِمْهُ. Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] dari [Al Hasan] dari [Umair bin Yazid] ia berkata; Aku pernah bertanya kepada [Asy Sya'bi] tentang budakku yang terlahir dari hasil perzinaan. Ia menjawab; Jangan engkau jual dirinya dan makan uang hasil penjualannya tetapi perbantukanlah ia. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Hadits ke-40. حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ سُئِلَ عَنْ وَلَدِ زِنَا يَمُوتُ قَالَ إِنْ كَانَ ابْنَ عَرَبِيَّةٍ وَرِثَتْ أُمُّهُ الثُّلُثَ وَجُعِلَ بَقِيَّةُ مَالِهِ فِي بَيْتِ الْمَالِ وَإِنْ كَانَ ابْنَ مَوْلَاةٍ وَرِثَتْ أُمُّهُ الثُّلُثَ وَوَرِثَ مَوَالِيهَا الَّذِينَ أَعْتَقُوهَا مَا بَقِيَ قَالَ مَرْوَانُ سَمِعْتُ مَالِكًا يَقُولُ ذَلِكَ. Telah menceritakan kepada kami [Marwan bin Muhammad] dari [Sa'id] dari [Az Zuhri] ia ditanya tentang anak zina yang meninggal, ia menjawab; Jika ia adalah anak Arab maka ibunya mendapat sepertiga harta warisan, sedangkan sisanya diserahkan ke Baitul Mal. Jika ia adalah anak budak maka ibunya mendapat sepertiga harta warisan, sedangkan sisa harta tersebut diberikan kepada majikannya yang telah memerdekakan ibunya. Marwan berkata; Aku telah mendengar [Malik] berpendapat seperti itu. (Derajat: shahih. Sumber: Sunan Ad-Darimi.) Demikian kumpulan hadits pilihan pada sesi ini. Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengamalkan kandungan hadits-hadits yang mulia ini dalam keseharian kita. Sumber teks: terjemahan quran-json (CC-BY-4.0) dan tafsir yang tersimpan di basis data ULYAH. Disusun otomatis oleh mesin konten ULYAH tanpa menambah klaim di luar sumber.
Next →
Kajian Hadits Shahih — Sesi 946 (40 Hadits)